Coba Om dan Pakde serta tante-tante yang baik, berikan penjelasan apa
sanksinya dengan menunjukkan ayatnya bagi orang-orang yang tetap masih
mengerjakanshalat jumat 2 rakaat setelah diberitahukan?
Begitulah ketetapan Allah...mereka telah diberitahu tentang sebuah kebenaran namun tetap menyangkal. Karena mengikuti sebagian besar kegiatan manusia yang telah terjadi begitu lama yang hanya berdasarkan prasangka belaka. Padahal sesungguhnya telah menyesatkan mereka.
Adapun perintah untuk mengingat Allah pada setiap hari jumat :
"Katakanlah: 'Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada, yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan',
Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk "menunaikan" sembahyang "pada hari Jumat", maka bersegeralah kamu kepada "mengingat" Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui,
Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri. Katakanlah: 'Apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan' dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki" (QS. 62 : 8 - 11)
Catatan:
Berdiri = Mengingat bisa dilakukan degan cara berdiri, duduk atau berbaring boleh tanpa berwudhu Ditunaikan sembahyang = Perintah mendiri shalat dhuhur 4 rakaat & mengingat Allah atau berdzikir Menunaikan sembahyang pada hari jumat = Mengingat saat waktu masuk shalat dhuhur hari jumat Allah beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan = Ancaman yang ingkar setiap hari jumat
Sehingga berarti telah jelas perintah Allah itu adalah menunaikan bukanlah mendirikan shalat jumat yang pada akhirnya membuat-buat dalil bahwa khotbah untuk mengganti kekurangan yang 2 rakaat.
Orang-orang yang tetap mengerjakan shalat Jumat 2 rakaat setelah mereka diberitahukan agar segera menggantinya sesuai perintah yaitu untuk "mengingat' Allah.pada setiap hari jumat dengan tetap wajib mendirikan shalat Dhuhur 4 rakaat hingga tidak akan mengurangi jumlah 17 rakaat dlm sehari semalam.
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan,
Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok: 'Apakah ini orang yang mencela Tuhan-Tuhanmu?', padahal mereka adalah orang-orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
Manusia telah dijadikan tergesa-gesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.
Mereka berkata: 'Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar?',
Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan dari punggung mereka, sedang mereka mendapat pertolongan,
Sebenarnya itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak mereka diberi tangguh.
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan.
Katakanlah: 'Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain Yang Maha Pemurah?' Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati Tuhan mereka.
Atau adakah mereka mempunyai Tuhan-Tuhan yang dapat memelihara mereka dari Kami. Tuhan-Tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak mereka dilindungi dari Kami itu?" (QS. 21 : 35 - 43)
Sehingga jelaslah bahwa mereka itu telah "ingkar" dari perintah untuk mengingat Allah pada setiap hari jumat setelah ada yang memberitahukan dan meluruskan yang selama ini telah mereka kerjakan itu.
Komentar
"Katakanlah: 'Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada, yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan',
Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk "menunaikan" sembahyang
"pada hari Jumat", maka bersegeralah kamu kepada "mengingat" Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui,
Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri. Katakanlah: 'Apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan' dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki"
(QS. 62 : 8 - 11)
Catatan :
Berdiri = Mengingat bisa dilakukan degan cara berdiri, duduk atau berbaring boleh tanpa berwudhu
Ditunaikan sembahyang = Perintah mendiri shalat dhuhur 4 rakaat & mengingat Allah atau berdzikir
Menunaikan sembahyang pada hari jumat = Mengingat saat waktu masuk shalat dhuhur hari jumat
Allah beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan = Ancaman yang ingkar setiap hari jumat
Sehingga berarti telah jelas perintah Allah itu adalah menunaikan bukanlah mendirikan shalat jumat yang pada akhirnya membuat-buat dalil bahwa khotbah untuk mengganti kekurangan yang 2 rakaat.
Orang-orang yang tetap mengerjakan shalat Jumat 2 rakaat setelah mereka diberitahukan agar segera menggantinya sesuai perintah yaitu untuk "mengingat' Allah.pada setiap hari jumat dengan tetap wajib mendirikan shalat Dhuhur 4 rakaat hingga tidak akan mengurangi jumlah 17 rakaat dlm sehari semalam.
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan,
Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok: 'Apakah ini orang yang mencela Tuhan-Tuhanmu?', padahal mereka adalah orang-orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
Manusia telah dijadikan tergesa-gesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.
Mereka berkata: 'Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar?',
Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan dari punggung mereka, sedang mereka mendapat pertolongan,
Sebenarnya itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak mereka diberi tangguh.
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan.
Katakanlah: 'Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain Yang Maha Pemurah?' Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati Tuhan mereka.
Atau adakah mereka mempunyai Tuhan-Tuhan yang dapat memelihara mereka dari Kami. Tuhan-Tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak mereka dilindungi dari Kami itu?"
(QS. 21 : 35 - 43)
Sehingga jelaslah bahwa mereka itu telah "ingkar" dari perintah untuk mengingat Allah pada setiap hari jumat setelah ada yang memberitahukan dan meluruskan yang selama ini telah mereka kerjakan itu.